Minggu, 18 April 2021

Sejarah Salib, Swastika, dan Penggunaan Salib dalam Paganisme dan Kristen (Bagian Keempat)


Bagaimanapun, salib merupakan lambang Dewa Matahari. Karena matahari hanya satu bagi seluruh dunia, maka dengan sendirinya di mana-mana di dunia ini, apabila mereka memuja Dewa Matahari maka lambang dan kepercayaannya akan mirip.

Demikian halnya antara kepercayaan pagan dengan kepercayaan Kristen. Sejak ribuan tahun sebelumnya hingga jaman penyebaran agama Kristen di wilayah Mediterania, telah terdapat agama-agama yang meyakini dewa-dewi yang menderita, disalib dan mati menebus dosa.

Riwayat-riwayat dan waktu penyaliban Yesus yang terdapat dalam doktrin Kristen juga sangat serupa dengan kepercayaan pagan, yakni berkisar antara tanggal 21-25 Maret. Justinus Martir dapat saja berapologi bahwa iblis yang mendengar ramalan-ramalan para nabi besar sebelumnya, meniru ajaran itu sebelum adanya agama Kristen itu sendiri. Tapi pada dasarnya jenis-jenis salib ini digunakan berbagai macam kaum pagan untuk menyembah dewa matahari mereka semenjak berbagai peradaban kuno dunia mucul.

Secara singkat dapat dijabarkan sebagai berikut: 

“Salib merupakan perlambang, atau simbol yang digunakan oleh ajaran Pagan semenjak awal peradaban mereka. Dan salib ini lalu diadopsi oleh kristen sebagai lambang dari kepercayaan mereka. Dan salib ini adalah representatif secara total dari keseluruhan isi ajaran kristen, yaitu Paganisme secara mutlak dan absolut”  

Silang sengkarut masalah penyaliban “Yesus”
Bahkan, hingga sekarang, banyak kalangan sejarawan Yahudi dan Barat yang meragukan (tidak mempercayai) teori tentang peristiwa penyaliban Yesus, dikarenakan dahulu adanya pertentangan dalam bangsa Romawi tentang sejarah hal itu (Bahkan, banyak para peneliti barat dari kalangan ilmuwan yang mulai mengesampingkan data-data tentang injil kanon, dan menggolongkannya kedalam ranah mitos alias dongeng). 

Hal yang melemahkan teori itu adalah perkataan para tentara romawi yang mengatakan bahwa wajah orang yahudi terlihat sama semua (seperti kita melihat orang negro, orang cina, atau orang bule terlihat sama semua), dan kejadian penangkapan adalah malam hari.

Banyaknya informasi yang kurang valid, serta mitologi dan juga dongeng yang diselipkan ke dalam kristen dan diberikan label sebagai “fakta” menjadikan agama kristen menjadi agama pagan terbesar sepanjang sejarah peradaman umat manusia!

Semoga Umat Kristen bisa Cerdas!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BUKTI NYATA BIBLE TAK LAGI OTENTIK ALIAS TELAH DIUTAK-ATIK DAN DIRUBAH OLEH MANUSIA (BAGIAN KEDUABELAS)

Artikel ini adalah sambungan dari artikel bagian kesebelas yang telah tayang sebelumnya, dengan judul: BUKTI NYATA BIBLE TAK LAGI OTENTIK AL...