Rabu, 21 April 2021

BUKTI NYATA BIBLE TAK LAGI OTENTIK ALIAS TELAH DIUTAK-ATIK DAN DIRUBAH OLEH MANUSIA (BAGIAN KELIMA)


Artikel ini adalah sambungan dari artikel bagian keempat yang telah tayang sebelumnya, dengan judul: BUKTI NYATA BIBLE TAK LAGI OTENTIK ALIAS TELAH DIUTAK-ATIK DAN DIRUBAH OLEH MANUSIA (BAGIAN KEEMPAT). Silahkan disimak:

Lalu bagaimana dengan Bible versi LAI yang beredar sekarang yang telah ditutupi sedemikian rupa atas kekosongan dalam Bible versi sebelumnya? Yang harus dipertanyakan adalah, Apa maksud dari "tanda kurung" yang dibubuhi dalam Bible? 

Jika anda simak, setiap ayat dalam Bible versi sebelumnya yang kosong ayatnya, sekarang telah ditambah oleh LAI dengan sistem "buka-tutup kurung", apa maksud tanda kurung ([-]) tersebut sehingga dalam satu ayat penuh terdapat terdapat tanda kurung? 

Jawabannya mudah saja, karena itu merupakan "kode" dari perefisi Bible bahwa ayat tersebut tidak terdapat pada naskah Bible versi sebelumnya atau bahkan dalam naskah aslinya. Jadi jika pada Bible versi sekarang jika anda menemukan tanda kurung dalam suatu ayat ([-]), maka sudah dapat dipastikan itu merupakan sisipan Gereja kemudian.

Melihat sepak terjang LAI dalam melakukan pemalsuan terhadap Biblenya sendiri, maka tidak menutup kemungkinan LAI akan mengeluarkan Bible versi selanjutnya dan setiap tanda kurung yang telah dibubuhkan pada versi sebelumnya akan dihilangkan untuk semakin mengaburkan pandangan orang awam. 

Pemalsuan Bible Menurut Codex Sinaiticus (Naskah Bible Tertua) 

Bagi yang belum tahu apa itu Codex Sinaiticus. Codex Sinaiticus (disimpan London, British Library, Add. 43725; Gregory-Aland no. א (Aleph) atau 01) adalah sebuah naskah manuskrip lengkap Perjanjian Baru yang berasal dari abad ke-4. Naskah ini ditulis menggunakan huruf kapital Yunani (uncial). 

Selain kitab Perjanjian Baru, naskah ini juga memuat bagian besarSeptuaginta. Bersama dengan Codex Vaticanus, Codex Sinaiticus adalah salah satu naskah terpenting Perjanjian Baru dan juga Septuaginta dalam bahasa Yunani dalam merunut sejarah tekstualnya.[1] (id.wikipedia) 

Ada dua naskah manuskrip kuno Bible yang ditemukan, yaitu Codex Sinaiticus dan Codex Vaticanus. Dua manuskrip ini adalah manuskrip kuno naskah Bible tertua dan terbaik (en.wikipedia). Sehingga dapat dikatakan saat ini, naskah inilah yang paling mendekati kevaliditas atau keaslian Bible. 

Sekarang akan kita bandingkan antara naskah Bible yang umum dikenal saat ini atau keluaran LAI dengan kevaliditas Codex Sinaiticus, naskah tertua yang ditemukan. Codex Sinaiticus dapat anda buka pada situs berikut:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BUKTI NYATA BIBLE TAK LAGI OTENTIK ALIAS TELAH DIUTAK-ATIK DAN DIRUBAH OLEH MANUSIA (BAGIAN KEDUABELAS)

Artikel ini adalah sambungan dari artikel bagian kesebelas yang telah tayang sebelumnya, dengan judul: BUKTI NYATA BIBLE TAK LAGI OTENTIK AL...