Senin, 26 April 2021

BUKTI NYATA BIBLE TAK LAGI OTENTIK ALIAS TELAH DIUTAK-ATIK DAN DIRUBAH OLEH MANUSIA (BAGIAN KESEMBILAN)


Artikel ini adalah sambungan dari artikel bagian kedelapan yang telah tayang sebelumnya, dengan judul: BUKTI NYATA BIBLE TAK LAGI OTENTIK ALIAS TELAH DIUTAK-ATIK DAN DIRUBAH OLEH MANUSIA (BAGIAN KEDELAPAN). Silahkan disimak:

Teolog terkenal Charles C. Ryrie dalam bukunya Teologi Dasar I halaman 70, menyebut ayat ini (1 Yohanes 5:7) bukan bagian dari teks asli Kitab Suci. 

Teolog Dr. Herbert W. Amstrong memaparkan bahwa ayat ini ditambahkan ke dalam Bible edisi Vulgata Latin ketika terjadi kontroversi panas antara Roma, Arius dan umat Allah. 

Penelitian dua teolog ternama, Edward Gibbon dan Richard Porson, sama-sama sepakat bahwa ayat 1 Yohanes 5:7 baru pertama kali dimasukkan oleh Gereja ke dalam Bible tahun 400 Masehi (Secrets of Mount Sinai, James Bentley, hlm. 30-33). 

Dr. C.I. Scofield, D.D. dengan didukung oleh delapan orang D.D. (Doktor Ilmu Teologi) lainnya memberikan opini dalam bentuk catatan kaki tentang ayat ini: 

"Secara umum disetujui bahwa ayat ini telah disisipi dan bukanlah naskah yang sah." 

Para fundamentalis Kristen masih mempertahankan tulisan ini, padahal semua terjemahan modern termasuk versi standar yang telah direvisi (Revised Standard Version = RSV) telah menghilangkan kecurangan ini. 

Karena kuatnya bukti-bukti pemalsuan tersebut, maka ayat 1 Yohanes 5:7 disensor dari Bible bahasa Inggris seperti: The Revised Standard Version, The New Revised Standard Version, The New American Standard Bible, The New English Bible, The Philips Modern English Bible,dan lain-lain. 

Sangat disayangkan bahwa Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) tidak mau jujur menjelaskan bahwa ayat dalam kurung tersebut adalah ayat palsu dan tetap masih menggunakan kecurangan tersebut dalam Bible Indonesia. Sehingga sampai sekarang masih banyak Kristiani yang mendasari dogma Trinitasnya dari ayat palsu ini. 

Penghilangan Mazmur 151

Codex Sinaiticus, Psalms 151. Codex Sinaiticus sebagai naskah Bible tertua memuat Mazmur 151 yang tidak ditemukan dalam Bible hari ini. Dalam Bible Terjemahan Lama LAI, surat Mazmur hanya mencatat sampai pasal 150. Berikut Mazmur 151 memuat 7 ayat yang dihilangkan: 

Transcription:1 ουτοϲ ο ψαλμοϲ ϊδιογραφοϲ ειϲ δαδ και εξωθεν του αριθμου οτε εμονομα χηϲεν τω γολιαδ μεικροϲ ημην εν τοιϲ αδελφοιϲ μου και νεωτεροϲ εν τω οικω του πατροϲ μου εποιμαινον τα προβατα του πατροϲ μ(ου) 2 αι χειραιϲ μου εποιηϲαν οργανον οι δακτυλοι μου ηρμοϲαν ψαλτηριον 3 και τιϲ αναγγελλει τω κω μου αυτοϲ κϲ αυτοϲ παντων ειϲακουει 4 αυτοϲ εξαπεϲτιλεν τον αγ γελον αυτου και ηρεν με εκ των προβατων του πατροϲ μου και εχριϲεν με τω ελεει τηϲ χρι ϲεωϲ αυτου5 οι αδελφοι μου καλοι και μεγαλοι και ουκ ευδοκηϲεν εν αυτοιϲ κϲ 6 εξηλθον ειϲ ϲυναντηϲιν τω αλλοφυλω και επικατηραϲατο με εν τοιϲ ϊδωλοιϲ αυτου 7 εγω δε ϲπαϲαμενοϲ την παρ αυ του μαχαιραν απεκεφαλιϲα αυτον και ηρα ονειδοϲ εξ ϋϊων ϊϲλ · ⌇﹏ ν ψαλμοι

Masih banyak perbedaan antara Codex Sinaiticus sebagai naskah Bible tertua dengan Bibleumum yang sekarang beredar menyangkut penambahan, penghilangan, perombakan, pengaburan makna, perefisian, dan lain sebagainya. Tentu bagi Kristiani dan lainnya dapat mengecek sendiri kebenarannya berbekal Codex Sinaiticus  (http://codexsinaiticus.org/), Bible ditangan anda sendiri, kerasionalan berpikir, kekritisan dalam pemahaman, dan keterbukaan mengetahui kebenaran. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BUKTI NYATA BIBLE TAK LAGI OTENTIK ALIAS TELAH DIUTAK-ATIK DAN DIRUBAH OLEH MANUSIA (BAGIAN KEDUABELAS)

Artikel ini adalah sambungan dari artikel bagian kesebelas yang telah tayang sebelumnya, dengan judul: BUKTI NYATA BIBLE TAK LAGI OTENTIK AL...