Minggu, 28 Maret 2021

MEMPERTANYAKAN KETUHANAN YESUS (Ditinjau dari sisi alkitab) - bagian 2


Kata Kunci Sebelum nanti kita melihat kesaksian-kesaksian Alkitab soal ke-tuhan-an Yesus, ada 2 (dua) istilah kata penting -yang banyak muncul di Alkitab- yang perlu kita bahas terlebih dulu. Dua kata itu adalah “Tuhan” dan “Allah”. 

Berdasar pengamatan Saya selama ini, hampir selalu kata “Tuhan” dan “Allah” ini-lah yang sering menjadi pemicu kesalah pahaman atau perdebatan perihal ke-tuhan-an Yesus. 

Pemahaman yang benar terhadap dua kata tersebut akan menjadi kunci utama bagi para pembaca Alkitab, guna mendapatkan pandangan yang jelas tentang siapa Tuhan, siapa Allah dan siapa Yesus. 

Tanpa pemahaman yang tepat terhadap istilah “Tuhan” dan “Allah” di Alkitab ini, maka ayat-ayat Alkitab akan bisa tampak rancu, terkesan kontradiksi, membingungkan, bahkan tidak sedikit orang yang karena bingung atau tidak bisa paham sepenuhnya, akhirnya menabrak pada kesimpulan: Alkitab itu menyesatkan!

Istilah “Tuhan” dan istilah “Allah” dalam Alkitab berbeda dengan kitab suci lainnya.

Dalam kitab suci lain, umumnya istilah “Tuhan” dan “Allah” menunjuk pada satu hal atau substansi yang sama. 

Kamus Bahasa Indonesia juga tampak menterjemahkan ke-dua istilah tersebut sebagai satu substansi yang sama. 

Itu sebabnya kini sebagian besar orang tidak lagi mempermasalahkan substansi kata “Tuhan” dan “Allah”. Orang sering berkata: 

“Tuhan” ya “Allah”, “Allah” ya “Tuhan”, sama saja. 

Namun, khusus dalam Alkitab terjemahan Indonesia, ternyata kata “Tuhan” dan “Allah” ini mengandung makna yang sangat berbeda substansi maknanya! 

Mari kita telaah:
Memahami pengertian kata “Tuhan” dalam Alkitab. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), kata “Tuhan” berarti:

1)yang diyakini, dipuja, dan disembah oleh manusia sebagai Yang Mahakuasa, Mahaperkasa, dsb; Allah; Yang Maha Esa;

2)Sesuatu yang dianggap sebagai Tuhan.
Sedangkan kata “Tuhan” dalam Alkitab maknanya ternyata ada perbedaan dengan KBBI. Kata “tuhan” dalam Alkitab, bahasa aslinya adalah “adon [adonay]” (Ibrani), atau “kurios” (Yunani). Bahasa Inggrisnya “lord”.

Nah, “adonay” / “kurios” / “lord” ini, ternyata padanannya yang tepat dalam bahasa Indonesia adalah: “Tuan” (tanpa huruf “h”). Sebagai contoh akan kita lihat jelas di ayat berikut:

“as Sarah obeyed Abraham calling him lord” (1Petrus 3:6) Terjemahan Indonesianya: “Sama seperti Sarah taat kepada Abraham dan menamai dia tuannya”. Kata “lord” / “tuan” di ayat tersebut dalam bahasa Yunaninya = kurios, Ibrani= adonay.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BUKTI NYATA BIBLE TAK LAGI OTENTIK ALIAS TELAH DIUTAK-ATIK DAN DIRUBAH OLEH MANUSIA (BAGIAN KEDUABELAS)

Artikel ini adalah sambungan dari artikel bagian kesebelas yang telah tayang sebelumnya, dengan judul: BUKTI NYATA BIBLE TAK LAGI OTENTIK AL...