Sambungan dari bagian 1
Pembaca yang budiman, coba fikir serta renungkan saja sendiri, untuk apa sih sebenarnya pengarang injil yang disebut-sebut sebagai Lukas itu harus berdusta?
Supaya anda mengerti maksud cerita kita ini, maka mari kita perjelas, begini:
KEBOHONGAN INI MEMANG KEBOHONGAN BESAR SEKALIGUS TIDAK MASUK AKAL!
Kontradiksi urutan pertama, yaitu kapan Yesus lahir?
Mari kita analisa tanpa perlu menggunakan metode ruwet alias njelimet untuk mengupasnya.
[Matius 2:1] Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem.
Kesimpulan Pertama
Menurut injil Matius, Yesus dilahirkan pada saat Yudea dipimpin oleh Raja Herodes Agung yang berkuasa antara tahun 37 SM hingga tahun 4 SM. Jika dihitung tahunnya, maka kelahiran Yesus terjadi pada tahun 6 SM, mengingat pada masa itu tersiar kabar adanya perintah pembantaian bayi yang berumur 2 tahun ke bawah di Yudea.
[Matius 2:16] Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang Majusi itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang Majusi itu.
[Matius 2:20] “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya dan berangkatlah ke tanah Israel, karena mereka yang hendak membunuh Anak itu, sudah mati.
Sedangkan Lukas mengisahkannya dalam dua versi. Adapun versi pertama, ceritanya begini:
[Lukas 2:2] Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria.
[Lukas 2:6] Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin,
[Lukas 2:7] dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.
Menurut Lukas, Yesus lahir pada masa dilaksanakannya sensus Kirenius. Sensus ini diadakan pemerintahan Romawi sesudah meninggalnya Raja Yudea, Akhelaus putra Herodes Agung yang menggantikan ayahnya dan berkuasa dari tahun 4SM hingga 6M.
[Matius 2:22] Tetapi setelah didengarnya, bahwa Arkhelaus menjadi raja di Yudea menggantikan Herodes, ayahnya, ia takut ke sana. Karena dinasihati dalam mimpi, pergilah Yusuf ke daerah Galilea.
Tag:
#kristen, #Kristen yang sebenarnya, #Agama Kristen, #Agama Kristen Yang Sebenarnya, #Inilah Kristen yang Sebenarnya, #Tentang Kristen, #Tentang Paulus, #Tentang Yesus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar